Jumat, 07 Mei 2010

5 Langkah Sukses Berkomunikasi

Komunikasi bukan hanya dikuasai oleh orang-orang ilmu sosial, tetapi komunikasi adalah ilmu yang harus dikuasai oleh seluruh manusia. Bagi orang statistika, menguasai ilmu komunikasi sangat diperlukan. Statistika adalah ilmu yang identik dengan sesuatu yang diduga atau diramalkan, ini yang sering tidak dimengerti oleh orang awam. Sebagai statistisi mempunyai tanggung jawab untuk menerapkan ilmu maupun mengajarkan ilmu kepada orang lain. Apalagi saat ini banyak statistik-statistik yang mulai merambah ke media cetak. Merupakan tantangan bagi statistisi untuk bisa menjelaskan statistik-statistik tersebut dengan bahasa yang dimengerti oleh orang awam.
Dari obrolan di milis statistika IPB, ada 5 langkah supaya kita bisa mengkomunikasikan statistika dengan sukses kepada orang lain.
1. Pahami betul statistika yang akan kita paparkan.
Sepertinya ini adalah langkah yang penting dalam mengkomunikasikan statistika di depan orang. Pahami betul konsep statistika yang akan dipaparkan, sehingga dengan paham akan memberikan kepercayaan diri untuk memaparkan statistika ke orang lain.
2. Cari informasi seputar bidang orang-orang yang akan kita ajak berkomunikasi
Cobalah mengenal dunia, istilah, dan jargon-jargon yang sering digunakan oleh lawan bicara kita akan sangat membantu. Tidak perlu detail tetapi cukup untuk membuat lawan bicara nyambung dengan informasi yang kita berikan. Juga akan mempermudah kita memberikan ilustrasi yang relevan. Jadi ada baiknya kita juga membaca artikel umum dari berbagai bidang. Salah satu langkah adalah dengan memperluas pergaulan, mengajak teman dari bidang lain untuk diskusi juga akan menambah informasi atau pengetahuan bidang lain.
3. Banyak latihan & mencoba
Ini memang klise tetapi wajib hukumnya. Kesempatan pertama mungkin kurang sukses, tetapi kalau kita lakukan kembali berulang-ulang (tentunya dengan usaha memperbaiki kekurangan), insya Allah akan banyak hasilnya.
4. Ciptakan komunikasi dua arah.
Jangan sampai kita terlalu asyik berbicara sehingga lupa dengan orang yang diajak bicara. Kalau perlu setiap selesai satu kalimat, tanyakan apakah penjelasan kita dapat dimengerti. Secara moril, memberikan kesempatan bicara kepada lawan bicara seperti halnya kita berikan kehormatan kepada mereka. Anda harus berusaha untuk mendengarkan lawan bicara dengan baik. Sering terjadi kita merasa paling mengerti, lupa membawa dirinya pada level pengertian lawan bicaranya. Hal ini sangat berbahaya, lawan bicara kita akan malas untuk membawa ke level-nya sehingga komunikasi tidak jalan sebagaimana mustinya.
5. Baca-baca buku komunikasi
Ini adalah tahapan belajar secara otodidak, belajar kepada orang-orang yang sudah berpengalaman dalam komunikasi.
Kelima langkah tersebut mungkin belum lengkap, mungkin ada pembaca ingin menambahkan trik dalam berkomunikasi ala statistikawan ini? Saya sangat mengharapkannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Jika ingin copy artikel blog ini silahkan kirim pesan di FB " http://adf.ly/3Bcf8 "

[tt]


[/tt]

Translate

Komentar FB

Blogspot Akhmad andryan

Daftar Isi

Daftar isi Blog


ShoutMix chat widget

Daftar isi Blog

Search File Download

Askep DOwlonad

Converter Pdf - Word Online

Gcash_Hack gemscool