Tampilkan postingan dengan label Ebook. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ebook. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Juni 2010

E-Books, cerita, novel, tip-trick, aplikasi, hp, dll

EBOOK
 
Sang Pemimpi - Andrea HirataKugapai Cintamu
Terminal Cinta Terakhir

Suling Mas
Cinta Bernoda Darah
Ronggeng Dukuh Paruk


Pesona Luar Angkasa

Tanda-tanda Kiamat
Hari Akhir & Al MAhdi
Keruntuhan Teori Evolusi
Mengapa Darwinisme bertentangan dengan Al-Qur'an
Kaum yang Dibinasakan
Runtuhnya Teori Evolusi
Menjawab Tuntas Polemik Evolusi
Kumpulan Article Harun Yahya

Dunia SemutMuhammad Dalam Kitab Dunia
Muhammad Dalam Perjanjian Lama & Baru
Insight Magazine
Taj Mahal
Ruangan Gas
The White Castle
Carry Me Down
Lolita
A Thousand Splendid Suns
Satu Tiket Ke Surga
Sepak Terjang Hui Sing Murid Perempuan Cheng HoHafalan Sholat Delisha
Moga Bunda Disayang Allah
Catatan Hati Seorang Istri
Ayat-Ayat Cinta

Pudarnya Pesona Cleopatra
Ketika Cinta Bertasbih (1)
Ketika Cinta Bertasbih (2)

Silsilah Nabi Muhammad vs Silsilah Yesus
Sejarah Injil
Akar-akar Penghinaan Islam Dalam Dunia Barat


Dalam Mihrab Cinta (I)
Dalam Mihrab Cinta (II)
Dalam Mihrab Cinta (III)
Dalam Mihrab Cinta (IV)
Dalam Mihrab Cinta (V)
Dalam Mihrab Cinta (VI)



Tutorial Dreamweaver MX
Strategi Adsense
Belajar Forex
Berbagi File dg Rasa Jeruk

Download Ringtone Polyponic Gratis
Dual Boot Memanfaatkan Setup Bios
Klinik Komputer
Mengalihbahasakan Sendiri Windows
Tips & Trick
Animasi 2D di After Effect
Di mana Mencari Driver Peranti Keras


*Cara Membuat site WAP untuk HP/Mobilephone *
LINKS Web/Blog UNTUK HANDPHONE :
pulsa 
murah
GAMES MANIA :

Singkatan dan akronim

Pencarian
Operator: Kependekan: Bahasa Indonesia: Bahasa Inggris/Asing: Tag:


Kependekan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris/Asing Tag Catatan
1. a.d. atas dasar at, on the basis of

2. A.H.
anno hejirae {following dates in the Islamic calendar}

3. a.i. ad interim acting, temporary

4. a.l. antara lain inter alia, among others, amont other things

5. A.M. sebelum tengah hari ante meridian, before noon {“9 A.M.” may also be found as “9 a.m.” or just “9 AM” or “9 am”}

6. a.n. atas nama in the name of (...); on behalf of (...)

7. a.n.b. atas nama beliau in his/her name, on his/her behalf

8. a.p. atas perintah on the orders of, by orders of

9. a.s. alaihi salam Upon him be peace {after the names of Islamic prophets other than Mohammad}

10. A/O
Account Officer

11. AA 1. Asia Afrika; 2. asisten apoteker 1. AsiaAfrica; 2. assistant pharmacist

12. AAI Asosiasi Advokat Indonesia Indonesian Advocates

13. AAL Akademi Angkatan Laut Naval Academy

14. AAO
Assistant Account Officer

15. AB 1. Anggaran Belanja; 2. Angkatan Bersenjata 1. budget; 2. armed forces

16. ABG anak baru ged adolescent, teenager

17. ABN Anggaran Belanja Negara national budget {expenditure}

18. ABRI Angkatan Bersenjata Republik Indonesia Armed Forces of the Republic of Indonesia

19. Abrip Ajun Brigadir Polisi Senior Police Corpral

20. Abripda Ajun Brigadir Polisi II Police Corporal 2nd Class

21. Abriptu Ajun Brigadir Polisi I Police Corporal 1st Class

22. ABS asal bapak senang as long as the boss is happy percakapan
23. ABT 1. Anggaran Belanja Tahunan; 2. Anggaran Belanja Tambahan 1. Annual Budget; 2. Supplementary Budget

24. AC
1. air conditioning, air conditioner; 2. alternating current

25. ACC
accord; approved, agreed

26. ACD anti celana dalam antipanties
{militant female high school and university students in Bandung, c. 1968}
27. ACDC biseksual bisexual

28. ACI aku cinta Indonesia


29. AD 1. Angkatan Darat; 2. Anggaran Dasar; 3. anno domini 1. army (ground forces); 2. statutes, bylaws, articles of association, constitution; 3. anno domini

30. ADB
Asian Development Bank

31. ADIA Akademi Dinas Ilmu Agama Government Academy for Religious Studies (Islamic)

32. Adpel administrasi pelabuhan harbour/port administration

33. ADPI Asosiasi Dana Pensiun Indonesia Association of Indonesian Pension Funds

34. ADRI Angkatan Darat Republik Indonesia Indonesian Army {revolutionary era}

35. AEI Asosiasi Emiten Indonesia Indonesian Public Companies Association {not the public companies, but the issuers} asosiasi http://www.asosiasi-emiten.or.id
36. AEKI Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia Indonesian Coffee Exporters Association

37. AF
audio frequency

38. AFA
ASEAN Federation of Accountants

39. AG
Asian Games

40. Agus agak gundul sedikit {jocular:} rather bald humor
41. AICE
Association of Indonesian Coffee Exporters

42. AICESSCC
Association of Indonesia-China Economic, Social and Cultural Cooperation

43. AIMMI Asosiasi Industri Minyak Makan Indonesia Association of Indonesian Edible Oil Industries asosiasi
44. AIP Akademi Ilmu Pelayaran Academy of Maritime Science(s)

45. Aipda Ajun Inspektur II Junior Second Lieutenant {Indonesia National Police}

46. AIPI Asosisasi Ilmu Politik Indonesia Association of Indonesian Political Scientists

47. AIPO
ASEAN InterParliamentary Organization

48. Aiptu Ajun Inspektur I Junior First Lieutenant {Indonesia National Police}

49. AJB Akta Jual Beli Deed of Sale

50. AJI Aliansi Jurnalis Independen Alliance of Independent Journalists

sumber Next  12345678910>>>

Peribahasa 4

biji hampa
sia-sia; tidak dipedulikan
bingung tak dapat diajar, cerdik tak dapat diikuti
berlagak pandai (tidak mau mendengarkan nasihat orang)
bintang di langit boleh dibilang, tetapi arang di muka tak sadar
cela (kesalahan, keburukan, dsb) orang lain diketahui, tetapi cela sendiri tidak tahu
bodoh-bodoh sepat , tak makan pancing emas
meskipun bodoh, dapat juga memilih mana yang baik dan mana yang buruk untuk dirinya
bondong air bondong ikan
gerakan suatu perkumpulan selalu bergantung kepada kegiatan dan kecakapan pemimpinnya; orang banyak biasanya mengikuti jejak atau anjuran orang terkemuka (pemimpin)
buah hati cahaya mata
dikatakan tentang anak yang sangat disayang
buah manis berulat di dalamnya
perkataan yang manis-manis biasanya mengandung maksud yang kurang baik
buah tangisan beruk
gadis cantik yang menjadi idaman anak bujang
buah tangisan beruk
gadis cantik yang menjadi idaman anak bujang
buaian diguncang, anak dicubit
perbuatan dan tutur kata yang baik untuk menutupi perbuatan atau maksud yang jahat
buka kulit , ambil (tampak) isi
jujur dan terus terang (dalam perundingan dsb)
bukan budak makan pisang
bukan orang yang dapat dipermainkan (ditipu)
bukan tanahnya menjadi padi
bukan tampannya yang akan menjadi orang baik-baik
bukit jadi paya
orang kaya (mulia) menjadi miskin (hina)
bulan naik , matahari naik
mendapat untung di sana-sini
bulat air oleh pembuluh, bulat kata oleh mupakat
kata sepakat dapat diperoleh melalui perundingan
bulat boleh digulingkan, pipih boleh dilayangkan
sudah sepakat benar; sudah putus mufakat
bulu mata bagai seraut jatuh
alis yang melengkung, runcing bentuknya dan bagus
bumi berputar zaman beredar
keadaan zaman selalu berubah
bumi mana yang tak kena hujan
setiap orang berbuat salah
bumi tidak selebar daun kelor
dunia tidak sempit
bunga dipetik perdu ditendang (bunganya dipersunting, pangkalnya diberaki)
hanya mau mengambil keuntungan saja (misal istri dikasihi, mertua dibenci)
bungkuk baru betul, (buta baru celik)
orang hina (miskin) yang menjadi mulia (kaya) sehingga berbuat yang bukan-bukan
bungkuk kail hendak mengena
tipu muslihat untuk mencari keuntungan
bungkuk sejengkal tidak terkedang
tidak mau mendengar kata orang; keras kepala
buntat hendak jadi kemala
tidak tahu diri
bunyi perempuan di air
ramai (gaduh sekali)
buruk muka cermin dibelah
menyalahkan orang atau hal lain meskipun sebenarnya dia sendiri yang salah, bodoh, dsb
buruk muka cermin dibelah
karena aibnya (kesalahannya) orang lain dipersalahkan
buruk muka cermin dibelah
karena kesalahan (kebodohan) sendiri, orang lain dipersalahkan
buruk perahu, buruk pangkalan
tidak sudi lagi menginjak rumah bekas istrinya atau tempat bekerja yang telah ditinggalkan
burung terbang dipipis lada
sesuatu yang belum tentu diperoleh sudah dirancang pemakaiannya
burung terbang dipipiskan lada
sudah bersiap untuk bersenang-senang dengan sesuatu yang belum lagi diperoleh
busuk kerbau, jatuh berdebuk
perbuatan yang kurang baik lambat laun akan ketahuan orang lain juga
busut juga yg ditimbun anai-anai
1 yg biasa bersalah juga yg dituduh orang dl suatu kejahatan; 2 orang yg kaya juga yg bertambah kekayaannya
buta baru celik (melihat)
menjadi sombong karena beroleh kekayaan (pangkat dsb)
buta kehilangan
dalam keadaan yang sangat sulit
cacing hendak menjadi naga
orang hina hendak menyamai orang besar
cacing menjadi ular naga
orang hina (miskin) menjadi orang besar (kaya)
cakap berdegar-degar, tumit diketing
banyak mulut, tetapi penakut
cakap berlauk (-lauk), makan dengan sambal lada
cakapnya seperti orang berada, padahal sesungguhnya hidupnya serba kekurangan
calak ganti asah (menanti tukang belum datang)
sesuatu yang dipakai untuk sementara waktu saja sebelum ada yang lebih baik (jadi hanya sekadar mencukupi kebutuhan)
campak bunga dibalas dengan campak tahi
memberi kebaikan dibalas dengan kejahatan
cangkat sama didaki lurah sama dituruni
sama-sama merasakan kesusahan atau kesenangan
cari umbut kena buku
mencari yang baik, mendapat yang buruk
carik-carik bulu ayam lama-lama bercantum juga
perkelahian sesama saudara itu akhirnya berbaik juga
cekel berhabis, lapuk berteduh
terlampau kikir itu tidak berfaedah sebab akhirnya harta kekayaan itu akan habis juga
cekur jerangau, ada lagi di ubun-ubun
masih sangat muda (belum berpengalaman)
cencang dua segerai
sekali jalan dua pekerjaan selesai
cencang putus tiang tumbuk
putusan yang mengikat
cencaru makan pedang
pekerjaan yang lambat, tetapi hasilnya baik
cepat kaki ringan tangan
suka menolong
coba-coba menanam mumbang , kalau tumbuh sunting, (= suri, turus) negeri
kerjakan terus, barangkali ada hasilnya kelak
condong ditumpil, lemah diaduk
orang yang dalam kesulitan uang dsb diberi pertolongan
condong yang akan menimpa
perbuatan yang mendatangkan celaka
condong yang akan menongkat, rebah yang akan menegakkan
pemimpin yang akan membantu anak buahnya kalau mereka dalam kesusahan
daging gajah sama dilapah, daging tuma sama dicecah
banyak sama banyak, sedikit sama sedikit; adil
dagu nya lebah bergantung
dagu yang bagus
dahan pembaji batang
(orang kepercayaan yang) menyalahgunakan harta benda tuannya
dahi kiliran taji
dahi yang licin
dahi sehari bulan
dahi yang elok bentuknya
dahulu bajak daripada jawi
sesuatu yang patut didahulukan dikemudiankan dan sebaliknya; tidak menurut aturan yang biasa
dahulu sorak kemudian tohok
menggembar-gemborkan sesuatu yang belum terjadi (belum terbukti)
dahulu timah , sekarang besi
dikatakan tentang seseorang yang turun martabatnya (gengsinya atau kedudukannya); orang kaya yang telah habis harta bendanya
dalam madu berisi empedu
dalam perkataan yang manis-manis biasanya berisi tipu daya yang tidak baik
dalam rumah membuat rumah
mencari keuntungan untuk diri sendiri ketika bekerja pada orang lain
dapat durian runtuh
mendapat untung dengan tidak bersusah payah
dapat tebu rebah
mendapat untung
darah baru setampuk pinang
masih muda sekali (belum banyak pengalaman)
darah se tampuk pinang
masih muda benar (belum berpengalaman, kurang akal)
dari jung turun ke sampan
turun pangkat; turun martabat
dari lecah lari ke duri
menghindarkan diri dari kesukaran, mendapat yang lebih besar
dari semak ke belukar
meninggalkan sesuatu yang buruk, mendapatkan yang buruk pula
dari semak ke belukar
sama saja halnya
daripada cempedak lebih baik nangka, daripada tidak, lebih baik ada
benda yang sedikit (kurang baik) pun jadilah daripada tidak sama sekali
daripada hidup bercermin bangkai lebih baik mati berkalang tanah
daripada menanggung malu lebih baik mati
daripada hidup bercermin bangkai, lebih baik mati berkalang tanah (daripada hidup berlumur tahi, lebih baik mati bertimbun bunga)
daripada hidup menanggung malu, lebih baik mati
datang tak berjemput, pulang tak berhantar
perihal orang yang tidak diindahkan
datang tampak muka, pulang tampak punggung
datang dan pergi hendaklah memberi tahu
datang tampak muka, pulang tampak punggung
hendaklah selalu bersopan santun apabila datang di rumah orang atau pergi dari rumah orang
datang tidak berjemput, pulang tidak berantar
tidak diperlakukan sebagaimana mestinya (tentang tamu)
degar degar merpati
perselisihan (antara suami istri) yang tidak menyebabkan renggang, melainkan justru merapatkan
dekat dapat ditunjal, jauh dapat ditunjuk
perkataan atau pengakuan yang dapat dibuktikan kebenarannya
dekat mencari indu , jauh mencari suku
jika merantau ke tempat yang dekat, kita mencari indu (orang yang seketurunan dengan kita), tetapi kalau kita merantau ke tempat yang jauh, kita mencari orang yang satu suku saja dengan kita sudah cukup
dekat mencari suku , jauh mencari hindu
mencari pertalian keluarga; menyusur galur
dekat tak tercapai jauh tak berantara
menginginkan sesuatu, tetapi tidak mampu untuk mendapatkannya
dekat tak tercapai, jauh tak antara
sesuatu yang dekat dengan kita, tetapi tidak dapat kita ambil karena tiada upaya
delapan tapak bayang-bayang
alamat waktu kira-kira pukul 08.00
dengan sesendok madu dapat lebih banyak ditangkap serangga daripada dengan cuka sesendok
dengan mulut manis serta ramah-tamah lebih banyak diperoleh sahabat (kawan) daripada dengan perkataan yang tajam dan muka yang masam
di luar bagai madu , di dalam bagai empedu
kelihatan bagus, tetapi sebenarnya tidak demikian halnya
di luar merah di dalam pahit
kelihatan bagus, tetapi sebenarnya tidak demikian halnya
di mana bumi dipijak, di sana langit dijunjung
harus menyesuaikan diri dengan adat dan keadaan tempat tinggal
di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung
menurutkan adat kebiasaan tempat yg didiami
di mana kayu bengkok, di sanalah musang meniti
di tempat yang tidak terjaga, di situlah pencuri datang
di mana pinggan pecah, di sana tembikar tinggal
di mana orang meninggal di situ dikuburkan
di mana ranting dipatah, di situ air disauk
setiap orang hendaklah menurut adat kebiasaan di negeri tempat tinggalnya
di mana tanah dipijak, di situ langit dijunjung
hendaklah mengikuti adat negeri yang didiami
di mana tembilang terentak, di situlah cendawan tumbuh
di mana perkara atau perselisihan tumbuh, di situlah diselesaikan
di manakah berteras kayu mahang
jangan mengharapkan sesuatu yang mustahil
di muka (di puncak) hidung
dekat sekali di depan orang


Peribahasa 3

banyak menelan garam hidup
banyak pengalaman hidup
banyak menelan garam hidup
banyak pengalaman hidup
banyak menelan garam hidup
banyak pengalaman hidup
banyak orang banyak ragam nya
tiap-tiap orang mempunyai pendapat (kemauan) sendiri-sendiri
bapak badari , cak
pemimpin dsb yang penghidupannya diperoleh dari pengikutnya
barang siapa menggali lubang , ia akan terperosok ke dalamnya
siapa yang berniat (berbuat) jahat terhadap orang lain akan mendapat kecelakaan sendiri
barang siapa yang berketuk ialah yang bertelur
siapa yang merasa tersindir, dialah yang berbuat seperti yang disindirkan itu
barang tergenggam jatuh terlepas
sesuatu yang sudah dikuasai (dimiliki), terlepas lagi (menderita kemalangan)
batang betung beruas-ruas
sangat jujur; lurus hati
batu hitam tak bersanding
tampaknya lemah lembut, tetapi keras hatinya (sukar mengalahkannya, melawannya, dsb)
bau busuk tidak berbangkai
celaan (fitnah dsb) yang tidak benar
bau nya setahun pelayaran
berbau busuk sekali
bayang-bayang disangka tubuh
mengharapkan sesuatu yang belum pasti
bayang-bayang sepanjang badan
tepat benar menurut keadaannya (harapannya, kemampuannya, dsb)
bayang-bayang tidak sepanjang badan
berbuat sesuatu yang melebihi dari (tidak sesuai dengan) kemampuannya
beban berat senggulung batu
tanggungan yang sangat berat
beban berat senggulung batu
melakukan pekerjaan yang berat dan sukar, sedangkan alat untuk melaksanakannya atau membantunya kurang baik
becermin di air keruh
mencontoh perbuatan yang kurang baik
belakang parang lagi jika diasah niscaya tajam
sebodoh-bodohnya orang, jika berusaha dan belajar akan menjadi pandai
belalang dapat menuai
dapat keuntungan tanpa disengaja
belalang hendak menjadi elang
orang bodoh (hina) berlaku seperti orang pandai (terhormat)
belanak bermain di atas karang
ombak besar (sehingga ikan belanak yang biasanya senang diam dalam pasir laut, naik ke permukaan laut)
belukar sudah menjadi rimba
kesalahan yang tidak dapat diperbaiki lagi
belum (sudah) diasapi kemenyan
belum (sudah) kawin
belum beranak sudah ditimang
bersenang-senang sebelum maksudnya tercapai
belum beranak sudah ditimang belum duduk sudah berlunjur
terlampau cepat gembira sebelum maksud tercapai
belum bergigi hendak mengunyah (menggigit)
hendak melakukan sesuatu, tetapi belum ada sarananya
belum bertaji hendak berkokok
belum berilmu (kaya, kuasa, dsb) sudah hendak menyombongkan diri
belum dipanjat asap kemenyan
belum kawin
belum duduk belunjur dulu
sudah bergirang hati lebih dahulu sebelum tercapai apa yang dikehendaki
belum duduk sudah belunjur
sudah bergirang hati dulu sebelum tercapai yang dikehendaki
belum duduk sudah mengunjur
sudah bergirang hati sebelum tercapai apa yang diinginkannya
belum punya kuku hendak mencubit
belum mempunyai kekuasaan sudah hendak mencari-cari kesalahan orang
belum tahu di pedas lada
belum berpengalaman
belum tahu di pedas lada
masih muda sekali; belum berpengalaman
belum tegak hendak berlari
lekas-lekas hendak marah, sebelum mengetahui benar kesalahan orang yang hendak dimarahi; belum duduk sudah belunjur

beraja di hati, bersultan di mata, ( beraja di mata, bersultan di hati)
menurutkan kemauan sendiri
berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian
bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian
beranak tiada -
mendapat kesusahan (kecelakaan dsb) karena salahnya sendiri
berani hilang tak hilang, berani mati tak mati
melakukan pekerjaan hendaklah jangan tanggung-tanggung atau takut-takut
berani malu, takut mati
berani melakukan pekerjaan terlarang, setelah ketahuan baru menyesal
berani menjual, berani membeli ( berani pegang, berani tanggung)
jika berani mengatakan (memerintahkan), hendaknya berani melakukan juga
berani sendok pengedang, air hangat direnanginya
perihal orang berani, tetapi bodoh
berapa berat mata memandang, berat juga bahu memikul
betapapun menderita orang melihat, lebih menderita orang yang mengalami (kesusahan dsb)
berarak ke tebing
melakukan pekerjaan yang mendapatkan kecelakaan atau kerugian
berarak tidak berlari
melakukan sesuatu sebagaimana mestinya
berat sama dipikul, ringan sama dijinjing
suka duka, baik buruk sama-sama ditanggung
berat sama dipikul, ringan sama dijinjing
bersama-sama dalam suka dan duka
berat sepikul, ringan sejinjing
bersama- sama dalam suka dan duka
berbilang dari esa, mengaji dari alif
jika mengerjakan sesuatu hendaknya dimulai dari permulaan
berbuat jahat jangan sekali, terbawa cemar segala ahli
jangan sekali-kali berbuat jahat karena nama baik keluarga akan terbawa-bawa menjadi buruk
berbukit di balik pendakian
lepas dari kesukaran yang satu mendapat kesukaran lain
bercekak henti, silat terkenang
buah pikiran yang sudah terlambat tidak ada gunanya
bercerai sudah, talak tidak
sudah berpisah, tetapi belum sah diceraikan
bercerai tidak bertalak (kalau bercerai tidak usah menjatuhkan talak)
pertalian suami-istri yang tidak sah
berdiang di abu dingin
tidak mendapat apa-apa (dari saudara, tuan rumah, dsb)
berebut lontong tanpa isi
berlomba-lomba memperoleh sesuatu yang tidak berguna
berebut temiang belah
berkelahi memperebutkan sesuatu yang tidak berharga
berebut temiang hanyut, tangan luka temiang tak dapat
dua orang yang memperebutkan sesuatu sampai luka-luka, tetapi tidak ada hasilnya
berendam se sayak air, berpaut sejengkal tali
penghidupan yang sangat susah (serba kekurangan)
berendam sesayak air, berpaut sejengkal tali
hidup serba kekurangan
bergaduk diri, saku-saku diterbangkan angin
banyak membual, tetapi kantongnya kosong
bergantung di ujung kuku
dalam keadaan yang sangat berbahaya
bergantung pada rambut sehelai
berada dalam keadaan yang sangat sulit (bahaya)
bergantung pada tali rapuh
menyandarkan hidupnya pada orang (jabatan, pekerjaan, dsb) yang lemah atau tidak tetap
bergantung tidak bertali (sehasta tali)
(a) perempuan yang ditinggalkan suaminya, tetapi tidak pula diceraikan; (b) keadaan seorang gundik yang tidak sah
berguru dahulu sebelum bergurau
belajar dahulu sebelum bersenang-senang
berhakim kepada beruk
meminta pengadilan kepada orang yang tamak niscaya akan rugi
berhakim kepada beruk
minta keadilan (pertimbangan) kepada orang yang rakus
berhati baja, berurat kawat
tabah dan keras hati
berhitung nasib peruntungan
membicarakan nasib
beriak tanda tak dalam, berguncang tanda tak penuh
orang yang suka menyombong pertanda kurang dalam pengetahuannya
berjalan peliharakan kaki , berkata peliharakan lidah
ingat-ingat selalu dalam berbuat sesuatu
berjalan sampai ke batas , berlayar sampai ke pulau
segala usaha hendaknya sampai kepada maksudnya
berjalan selangkah menghadap surut, berkata sepatah dipikirkan
selalu ingat-ingat (hati-hati) dalam melakukan pekerjaan apa pun
berjalan selangkah menghadap surut, berkata sepatah dipikirkan
dalam berbuat sesuatu hendaklah kita mempertimbangkannya masak-masak
berjalan selangkah, melihat surut
selalu ingat akan hari kemudian (tidak hanya memikirkan waktu sekarang saja)
berjanjang naik, bertangga turun
menurut derajat dan kedudukan masing-masing; menurut aturan yang lazim berlaku
berkain tiga hasta; berkain tak cukup sebelit pinggang; tak berkain sehelai benang)
serba kekurangan (miskin sekali)
berkata peliharakan lidah
... tidak akan menghiraukan cemoohan orang
berkata siang melihat-lihat, berkata malam mendengar-dengar
jika hendak membicarakan sesuatu, harus selalu berhati-hati
berkayuh sambil ke hilir
sekali melakukan pekerjaan dua tiga maksud tercapai
berkelahi dalam kepuk
hal yang sukar diselesaikan
berkelahi dalam mimpi
berlelah-lelah dengan sia-sia
berkelahi di ekor alahan
mempertengkarkan sesuatu yang sudah beres (selesai) atau yang kurang penting
berkemudi di haluan, bergilir ke buritan
orang yang menurut perintah istrinya atau orang sebawahnya
berkeras tidak berkeris
bertindak keras, tetapi tidak mempunyai kekuatan untuk mempertahankan diri
berkering air liur
,
berketuk di luar sangkar, bertanam di luar pagar
mengemukakan keterangan (keberatan dsb) sesudah diputuskan
berkocak tanda tak penuh
orang yang banyak bicara menandakan kurang pengetahuannya
berkotakan (bernegerikan, berkubukan) betis
mengembara ke mana-mana (tidak tetap tempat tinggalnya)
berlaki anak semang
perempuan yang buruk kelakuannya
berlayar atas angin
mendapat bantuan atau sokongan orang lain
berlayar bernakhoda, berjalan dengan yang tua
setiap mengerjakan sesuatu hendaklah menuruti nasihat (petunjuk) orang yang ahli atau yang berpengalaman
berlayar di pulau kapuk, cak
tidur
berlayar menentang (mengadang, menuju) pulau
setiap usaha harus ada tujuannya:

berlayar sambil memapan
menyelesaikan dua tiga pekerjaan sekaligus
berlayar sambil memapan
menyelesaikan dua tiga pekerjaan sekaligus
berlayar sampai ke pulau , berjalan sampai ke batas
segala usaha hendaklah diselesaikan sampai tercapai maksudnya
berleleran bagai getah di lalang
tidak keruan (tentang percakapan atau pembicaraan)
berlidah di lidah orang
hanya menurut perkataan orang saja
berlurah di balik pendakian
maksud lain yang tersembunyi
bermain air basah, bermain api lecur
tiap pekerjaan atau usaha ada susahnya
bermain air basah, bermain api letup, bermain pisau luka
tiap perbuatan atau pekerjaan ada akibatnya (risikonya)
bermalam di bawah nyiur pinang orang, kata orang diturut
hendaklah kita mengikuti adat-istiadat negeri yang kita tempati
berminyak biar licin (lecak)
tanggung-tanggung; setengah-setengah
berminyak muka nya
senang; gembira
bermulut di mulut orang
selalu meniru perkataan orang
bernapas ke luar badan
lebih percaya pada pendapat orang lain daripada percaya pada pendapat sendiri
bernapas ke luar badan
lebih percaya pada pendapat orang lain daripada percaya pada pendapat sendiri
berniaga di ujung lidah
orang pandai yg tidak jujur
beroleh badar tertimbakan
mendapat keuntungan yang tidak di- sangka-sangka
beroleh lumpur di tempat yang kering
mendapat kesusahan yang tidak disangka-sangka
beroleh sehasta hendak se depa
sudah diberi sedikit, mau minta lebih lagi
berpilin-pilin bagai kelindan
sudah menjadi satu benar, tidak dapat diceraikan lagi
bersaksi ke lutut
menjadikan sahabat (sanak saudara sendiri) sebagai saksi
bersaksi ke lutut
menjadikan sahabat (sanak saudara sendiri) sebagai saksi
bersalai tidak berapi
mengandung (hamil), tetapi tidak bersuami
bersalai tidak berapi
mengandung (hamil), tetapi tidak bersuami
bersandar di lemang hangat
berlindung kepada orang yang jahat (zalim dsb)
bersarak serasa hilang, bercerai serasa mati
seseorang yang sangat rindu karena perceraian dengan kekasihnya
bersarak serasa hilang, bercerai serasa mati
seseorang yang sangat rindu karena perceraian dengan kekasihnya
bersawah seperempat piring, ke sawah sama dengan orang
orang miskin yang bertingkah laku sebagai orang kaya
berserah berkabilan
sudah memercayakan sesuatu kepada orang, tetapi masih mengawasinya juga (jadi, tidak percaya sungguh-sungguh)
berserah berkabilan
sudah memercayakan sesuatu kepada orang, tetapi masih mengawasinya juga (jadi, tidak percaya sungguh-sungguh)
bersesak-sesak bagai ular tidur
seseorang yang disesakkan, seperti ditagih utang berulang-ulang
bersesapan belukar
pekerjaan yang tidak sempurna
bersikap masa bodoh
tidak peduli apa-apa; tidak ikut memikirkan perkara orang lain
bersua alur nya,
sesuai benar; cocok
bersua baji dengan matan (tahan baji oleh kelidai)
keras (berani, kuat) lawan keras (berani, kuat)
bersua beliung dengan sangkal
sesuai benar (karena sepaham dan setujuan)
bersukat darah, bertimbang daging (dengan)
berperang mati-matian (dengan)
bersuluh menjemput api
bertanya tentang sesuatu yang sudah diketahui
bersurih bak sepasin , berjejak bak berkik, berbau bak embacang
ada tanda-tanda (bukti) yang nyata dan sah dalam suatu kejahatan
bersurih bak sepasin, berjejak bak berkik, berbau bak embacang
kejahatan yang telah ada buktinya yang sah
bersutan di mata beraja di hati
orang yang suka berbuat sesuka hati dan sewenang-wenang

bertabur bijan ke tasik
membuang-buang uang (waktu dan tenaga)
bertabur bijan ke tasik
membuang-buang uang (waktu dan tenaga)
bertali boleh dieret, bertampuk boleh dijinjing
ada tanda (bukti) yang jelas atau yang boleh dipegang teguh
bertali boleh dieret, bertampuk boleh dijinjing
perjanjian sudah erat dengan syarat-syaratnya
bertanam tebu di bibir
mengeluarkan perkataan yang manis-manis (memuji-muji dsb), tetapi mempunyai maksud yang kurang baik
bertandang ke surau
bertamu ke rumah orang dengan tidak mendapat jamuan apa-apa; ~
bertandang ke surau
bertamu ke rumah orang dengan tidak mendapat jamuan apa-apa; ~
bertanjak baru bertinjau
melakukan sesuatu sebagaimana mestinya
bertanjak baru bertinjau
melakukan sesuatu sebagaimana mestinya
berteduh di bawah betung
mendapat pertolongan yang tidak mencukupi
berteduh di bawah betung
beroleh pertolongan yang tidak memadai
berteduh di bawah betung
mendapat pertolongan yang tidak mencukupi
bertemu beliung dengan ruyung
sama-sama kuat (tentang permusuhan)
bertemu muka dengan tedung
bertemu (berharap-harap) antara dua orang yang sama-sama kuat (pandai)
bertemu muka dengan tedung
bertemu (berharap-harap) antara dua orang yang sama-sama kuat (pandai)
bertemu muka dengan tedung
bertemu (berharap-harap) antara dua orang yang sama-sama kuat (pandai)
bertemu mura dengan tedung
sama-sama pandai (kuat dsb)
bertemu ruas dengan buku
sesuai benar; serasi
bertemu ruas dengan buku
cocok (sesuai) karena memang sudah jodohnya
bertemu teras dengan beliung
dua orang bertengkar yang sifatnya sama-sama keras

bertenun sampai ke bunjai nya
mengerjakan sesuatu harus sampai selesai
bertepuk sebelah tangan
kasih sayang yang datang dari sebelah pihak
bertepuk sebelah tangan tidak akan berbunyi
kasih sayang tidak mungkin datang dari satu pihak
bertiraikan banir
tidak mempunyai rumah
bertitah lalu sembah berlaku
jika kehendak orang lain kita turut, kehendak kita pun akan diturut juga
bertohor air liur
sudah banyak memberi nasihat, tetapi tidak diindahkan
bertopang pangkal seia
berbantah dapat menjadi dasar mencapai persetujuan
bertukar beruk dengan cigak
sama saja halnya
bertukar jalan (sekandang tidak sebau, seia bertukar sebut)
berlainan pendapat (caranya) meskipun maksudnya sama;
bertunggul ditarah, kesat diampelas
sudah beres (tentang perselisihan)
besar bungkus tak berisi (tong kosong nyaring bunyinya)
orang yang besar cakap, tetapi kepandaiannya tidak ada
besar kapal besar gelombang
makin tinggi pangkatnya atau makin besar perniagaannya, makin banyak pula risikonya
besar kayu besar bahan nya
jika penghasilan besar, pengeluarannya pun besar pula
besar kayu besar bahannya ( besar periuk besar keraknya)
banyak penghasilan banyak pula belanjanya
besar kayu besar dahan nya
makin banyak pendapatan (uang) makin banyak pula yang dibelanjakan
besar pasak dari tiang
belanja lebih besar daripada pendapatan
besar periuk besar kerak
semakin banyak pendapatan, semakin banyak pula pengeluaran
besar senggulung daripada beban, besar pasak daripada tiang
besar belanja daripada pendapatan
besi baik dibajai (diringgiti)
barang yang sudah baik ditambah baik lagi
besi baik tiada berkarat (budi baik tak dilupakan)
perbuatan yang baik selamanya terpuji

betung ditanam, aur tumbuh
mengharapkan sesuatu yang baik (menguntungkan), tetapi memperoleh yang sebaliknya
biang menanti tembuk
perkara yang hampir mendapat keputusan
biar dahi berluluk asal tanduk mengena
apa pun akan dilakukan asal maksud tercapai
biar kalah sabung asalkan menang sorak
biar harta habis asal hati senang (puas)
biar lambat laga , asal menang
biar lambat asal selamat
biar miskin asal cerdik, terlawan jua orang kaya
kebijakan itu lebih utama daripada kekayaan
biar putih tulang, jangan berputih mata (lebih baik putih tulang daripada berputih mata)
lebih baik mati daripada menanggung malu
biar putih tulang, jangan putih mata
lebih baik mati daripada mendapat malu
biar singit jangan tertiarap
jika mendapat kerugian (kesusahan dsb), hendaklah diikhtiarkan agar tidak terlalu rugi dsb; tidak apa-apa rugi sedikit, asal jangan habis sama sekali (hartanya)
biar sipi (asal) jangan sesat
jika telah menderita kerugian (kekalahan, kesusahan, dsb) hendaknya diusahakan supaya jangan terlampau menderita; biar rugi sedikit, asal jangan rugi banyak
biar telinga rabit , asal dapat bersubang
biar badan terasa sakit asal menjadi cantik
biar tersengat, jangan tiarap
hendaklah diusahakan supaya jangan terlanjur merugi dsb
biar titik jangan tumpah
biar rugi sedikit asal jangan rugi banyak
bibir nya bukan diretak panas
perkataannya (nasihatnya) tidak sia-sia
biduk lalu kiambang bertaut
seperti dua orang bersaudara jika bertengkar akan lekas berbaik atau berkumpul kembali
biduk lalu kiambang bertaut
lekas berbaik atau berkumpul kembali (seperti perselisihan antara sanak keluarga)
biduk lalu kiambang bertaut
seperti dua orang bersaudara jika bertengkar akan lekas berbaik atau berkumpul kembali
biduk lalu, kiambang bertaut
orang yang berkelahi atau bertengkar yang akhirnya berbaik dan berkumpul kembali (tentang orang ramai berkumpul)
biduk tiris menanti karam
sudah tidak tertolong lagi
biji hampa
sia-sia; tidak dipedulikan

Jika ingin copy artikel blog ini silahkan kirim pesan di FB " http://adf.ly/3Bcf8 "

[tt]


[/tt]

Translate

Komentar FB

Blogspot Akhmad andryan

Daftar Isi

Daftar isi Blog


ShoutMix chat widget

Daftar isi Blog

Label Cloud

Search File Download

Askep DOwlonad

Converter Pdf - Word Online

Gcash_Hack gemscool